Archive for November, 2005

zzzZzZZZzzzZz…

Thursday, November 24th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

Lagi nunggu hearing Cakahim nih.. Sambil ngenet dan belajar RE yang akan UTS hari sabtu ntar.. (hiks..hiks..). Yang pasti porsi ngenetnya lebih banyak. ^-^

Hmmm, sekarang gHina ngantuuuuukkkkk banget. Dua hari ini di kelas ketiduran berkli-kali (Kemaren lebih parah sih..). Sebabnya??? karena tidur terlalu malem. Ya, dua hari ini nginep di rumah mbak Ika. Ceritanya, sekarang tiap hari (lebih tepatnya lagi tiap malem) ada rapat HMEC di rumah mbak Ika. Soalnya kan akhawat kurang ahsan kalo malem malem rapat di himpunan. Trus, kenapa musti malem? Ya, alasannya klise sih… NGGAK ADA WAKTU LAIN yang match.

Di rapat, jadi pendengar yang baik aja.. ^-^ Soalnya orang orangnya "kelas berat" semuanya. Ya, gHina sih belajar aja… Belajar mendengarkan ide-ide besar.. Insya Allah kelak akan mengeluarkan ide besar. ^-^ Bukankan seorang follower itu kelak akan menjadi seorang leader? (sebenernya udah jadi leader sih, minimal untuk dirinya sendiri)..  Dan seorang leader seharusnya belajar juga untuk menjadi follower yang baik?

Seringkali seseorang yang udah dianggap leader sulit memosisikan diri sebagai seorang follower. Padahal, menurut gHina, Leader dan Follower itu bukan sebuah "tingkatan", melainka hanyalah sebuah peran. YA, kayak a bad and a good guy… Kayak miskin dan kaya.. Itu cuma ‘peran’. Karena tingkatan manusia sesungguhnya adalah hanya menurut penilaian Tuhannya. Ngga mungkin ada leader kalo ngga ada followernya.. Iya ngga?

HePiNeSS..

Sunday, November 20th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..
Tiap kalo shalat, ada beberapa doa "wajib" yang selalu terucap kehadirat Sang Khalik YAng MAha Pengasih dan Penyayang..
PErtama, do’a buat ibu bapak.. "Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama rabbayanii saghira..". Ya Allah, betapa inginnya diri ini akan ampunan dari-Mu, dan betapa inginnya aku agar KAu mengampuni segala kesalahan kedua orang tuaku, dan membuat kami berkumpul kembali sebagai keluarga kelak di jannah-Mu..
Kedua, do’a "Ya Allah, berilah kami kesehatan.." karena seringkali nikmat sehat merupakan nikmat yang tidak disadari namun sangat berarti. Ketiga "BErilah kami keselamatan.." karena tiada daya dan upaya melainkan atas izin-Mu. KEempat, "Berilah rezeki yang banyak, halal dan thayib..", asa rada maruk. TApi ya, Allah mah MAhakaya, jadi ngapain minta tanggung-tanggung sama Allah, iya nggak??? =P
Kelima, "JAdikanlah kami anak yang shaleh..", yang do’anya masih dapat mengalir pada kedua orang tua walaupun keduanya telah tiada.. Keenam, "Berilah kami kecerdasan..", kemampuan untuk menangkap semua pengetahuan yang datangnya hanya dari-Mu. KEtujuh, "BErilah kami ilmu yang bermanfaat..", yang bisa menjadi penolong dan amalan yang tiada terputus meskipun kami telah tiada.
Kedelapan, "LAncarkanlah segala urusan kami..", karena kami hanya bisa berupaya sedangkan yang menentukan hanyalah Engkau Ya Allah.. Kesembilan, "Bimbinglah kami menuju kesuksesan..", sukses dunia dan akhirat tentunya.. Kesepuluh, "Undanglah kami ke tanah suci-Mu..", hmm, ini bener-bener keinginan terpendam. Pengeeeeennnnn banget ke tanah suci. Ngeliat ka’bah, berdoa disana, dll…
Kesebelas, "Ambil kami dalam keadaan husnul khatimah..", sesungguhnya orang yang pada akhir hayatnya mengucap "LAailahaillallah, Muhammadarrasulullah.." adalah orang yang beruntung… Tentang hal ini, ghina pernah bingung.. Mengapa kesannya Allah menilai seseorang hanya di akhir(hayat)nya saja. Bukankah yang penting itu prosesnya?? TApi ternyata… Akhir apa yang terjadi pada kita mencerminkan proses ikhtiar kita.. Ngga percaya?? ^-^
Keduabelas, ini do’a khusus bwat almarhum abah (ayah) tercinta.. "Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa’afihi wa’fuanhu.." YA ALlah, kumohon dengan segenap hatiku, berilah ia tempat terbaik di sisi-MU.. Ketigabelas, "RAbbana aatina fiddunya hasanah, wafil akhirati hasanah waqina azabannar…"
Kemarin gHina menyadari, ternyata, ada lagi yang perlu ditambahkan dari "list" doa ini…
Ya Allah, berilah kami kelapangan dada, rasa syukur, dan kesabaran dalam menghadapi segala kondisi yang Engkau tentukan berlaku pada diri kami.. Karena sesungguhnya, kami sering menyukai sesuatu, sedangkan itu buruk disisi-Mu, dan kami sering membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagi kami disisi-Mu..
Satu doa lagi… 
YA Allah, berilah kami kebahagiaan dalam menjalani hidup di dunia ini…

AFter LiBuraN uSai..

Saturday, November 19th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

Libur tlah usai… Back to "native" activity..

Baru aja selesei libur.. Eh, tugas serta UTS telah setia menant di depan mata.. Hixhix.. SAlah sendiri sih, nggak ngerjain sejak liburan. "TApi kan itu namanya liburan… Masa mau dipake ngerjain tugas.." (nyari-nyari alesan.. =P)

Kemaren Rabu udah praktikum. Alhamdulillah alat yang dibikin (minterm dan maxterm) nyala (bekerja-red). Tapi satu alat lagi (full substractor 4 bit) nggak sempet dibkin. Jadi… Kak Iqbal (asisten yang satu ini katanya "galak".. padahal kalo ketemu di HME mah baek baek aja tuh..) ngasih tugas bwat bikin rangkaian yang belum di PCB/Project board. So… hari ini rencananya mau bikin rangkaiannya..

I’m now at HME. Nunggu rapat HMEC. Kemanakah orang-orang yang lain??????? Apakah budaya ngaret bangsa Indonesia yang udah terkenal itu udah berubah jadi budaya "nggak dateng aja..?" Honestly, sebenernya gHina juga nggak enak dateng rapat kali ini… Soalnya blum ngumpulin tugas HMEC.. =P But, nggak mau jadi orang yang lebih tidak bertanggungjawab lagi..

Saat ini anak2 WS lagi pada beberes (rearrange WS katanya..). Wah, salut deh.. Gimana nge-rearrange-nya ya? Kan di WS ada "jutaan" komponen, dll. PAsti pusing banget da.. HME-nya? KOTOR! Tapi tadi udah disapu sih, dikit.. BTW, kemaren cukup malu juga ketika Sin menginisiasi ngeberesin botol2 dan krat coca cola yang ada di deket pintu masuk.. Padahal di HME banyak anak 2003 dan 2004 (yang lebih banyak dan pastinya andil mengotori HME-nya lebih besar..). SAlut, Sin!

BTW, knapa ya, after liburan (sejak masuk kuliah..) perasaan bibir tuh jadi jarang tertarik ke atas (tersenyum gitu..). Jadinya kaya orang bete. Sebelnya lagi, gHina tuh nyadar, tapi suka nggak kesengaja terulang lagi… MAAf ya bwat orang-orang yang jadi BeTe juga after ngeliat gHina.. =) Ya Allah, semoga ini bukan suatu tanda ke-futur-an.. Berbahaya itu..!

BTW, ghina sekarang dah pindahan ke asrama. Subhanallah, ternyata tinggal sama orang lain itu cukup menyenangkan.. (dan nggak seserem yang gHina bayangin sebelumnya..) Ibadahnya jadi cukup terjaga, soalnya saling ngingetin. Shalatnya jamaahan, QL diingetin, shaum bareng, berangkat bareng, nggak nonton TV, banyak temen diskusi dan nyari ilmu, blajar berbagi, dll. deh..

Alhamdulillah, ada kesempetan ngisi blog lagi..

Okeh, keep semangat smuanya!

Next agenda:

1. ngerjain rangkaian

2. Belajar protel

3. PR TEkdig -> KAmis

4. PR RE -> Jumat

5. UTS RE!!!!! -> Jumat

6. Praktikum FPGA -> Selasa

dll….

adA aPa iNi???

Wednesday, November 9th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

Bandung.. i’m coming..!

Udah kangen bandung nih.. tapinya masih pengen liburan, masih pengen nyantei, nggak pengen dikejar-kejar sama yang namanya tugas, kuliah, ujian, etc. (wuihhh… lagi rada-rada pengen runaway nih.. mengingat pas masuk akan dicekoki dengan praktikum, tugas, dan… uts!!! hiiiii…..)

Ya, let’s just face it patiently..

Talk about me.. banyak orang bilang gHina itu orang yang serius. (dari mananya ya??!) Iya sih, kadang-kadang suka heran juga.. kenapa kalo udah ngomong di depan orang, atau nulis sesuatu, gHina suka "too serious". Kenapa? nggak tau juga .. =P Hmm, mungkin salah satu alasannya adalah karena i totally realize that setiap apa yang kita omongin, tulis, itu bakal diminta pertanggungjawabannya kelak dihadapan Allah SWT. Iya ngga?

JAdinya suka kebawa serius terus.. Sebenernya nggak gitu juga sih.. orang yang udah kenal lama ama gHina pasti tau betapa gubraknya, betapa garingnya, betapa jayusnya si gHina ini.. ^-^

Nah, salah satu cara ngatasin ttg too serious ini, adalah dengan menambahkan icon smile di tulisan gHina (tapi ttg icon ini, ada ygn pernah protes dan menasehati gHina untuk tidak terlalu sering menggunakan icon ini. Nah lho??!!). So, biasanya di tulisan atau SMS yang gHina kirim, suka ada "agak" banyak icon smile-nya gitu..

Kedua, gHina itu orangnya SANGAT INGIN TAHU. Tentang semuanya, apa aja. Nggak tau juga, ini kebiasaan baik atau buruk ya? Kayaknya kalo udah mulai nggak proporsional, jadi kebiasaan buruk deh.. Soalnya kadang-kadang gHina suka pengen tahu hal yang kata orang sih "diluar area". Abisnya, orang itu nggak bisa ngejelasin batas-batas "area" gHina sih.. Hehe..

Ketiga, gHina itu sering banget NGELUH. WAduh, bener-bener nggak sabaran deh! Kadang-kadang sebel banget deh kalo tiba-tiba nggak sengaja terlontar kata-kata keluhan "Uh!", "Ah!", "Aduh!". Soalnya gini, keluhan itu seringkali nggak direncanakan.. keluar gitu aja. KAdang suka ngeluh via curhatan/cerita gitu. Pernah beberapa kali, gHina mengazamkan diri, "Pokoknya hari ini saya nggak boleh meloontarkan kata-kata keluhan!" Hasilnya? YA, lumayan deh..

Oia, pas osjur (kaderisasi), ada seorang panitia yang pernah bilang, "Stop complaining, be faithfull". Statement itu bener-bener mengena bwat gHina lho.. Oia, mbak Ika juga pernah bikin plesetan, "Jangan melenguh, karena kamu bukan sapi". HEhe.. keren juga tuh..

Ayo, jangan melenguh, karena kamu bukan sapi.. =P

adA aPa iNi???

Wednesday, November 9th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

banduNg.. I’m coming…!

Wuah, udah rindu bandung nih.. walaupun nggak pengen liburan selesei cepet-cepet.. MAsih pengen di rumah.. nggak dikejar-kejar tugas, ujian, kuliah, etc.. =P

HEhe.. judul post-nya pasti membingungkan.. Iya nih, suka bingung ama diri sendiri. (Waduh, jangan-jangan belum taarufan ama diri sendiri.. =P) Bingungnya gini.. gHina itu kayaknya orangnya seriuuussss melulu. Sampe temen temen dari sma ampe kuliah bilangnya "gHin, lo kok serius banget sih? Take it easy aja.."

Bukan apa-apa, euy. Cuma aja, kadang-kadang, kalo udah ngomong di depan orang, atau nulis sesuatu, bawaan tuh pengen seriusss mlulu.. Soalnya gini lho, gHina tuh selalu ngerasa, kalo ngomong, dan kalo nulis sesuatu, akan ada sesuatu yang dipertanggungjawabkan kelak. Jadi ga bisa main main (tapi sebenernya ga ada maksud seirus banget koq!). Makanya, gHina suka menyelingi dengan menambahkan icon-icon smile gitu.. (Tentang icon senyum ini, pernah ada yang salah paham dan menasehati untuk tidak terlalu banyak menggunakan icon senyum.. Nah lho???!)

Padahal, kayaknya orang-orang yang udah lama kenal gHina, bakal tau betapa gubraknya, betapa garingnya, betapa jayusnya gHina ini. Hehe..

Pengennya sih.. nulis itu nggak terbebani, free mengekspresikan sesuatu. Tapi kan harus bertanggung jawab juga ^-^. Karena hidup ini akan dimintai pertanggungjawabannya.. Karena hidup ini bukan main-main dan bukan untuk main-main.. iya nggak?? =)

Sosiologi..

Wednesday, November 9th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

Wah, kebetulan sekali.. Sesaat setelah gHina posting the last post (Heran.. Aku), gHina baca email di milis muslim3bdg. Ada yang ngomongin bout sosiologi gitu.. trus, dia ngasih cool blog punya Roby Muhammad yang isinya banyak ttg sosiologi.

Check out aja.. http://sosiologi.blogspot.com/

Heran…. Aku

Wednesday, November 9th, 2005

Bismillahirrahmanirrahim..

Hmm, nggak kerasa lebaran udah hampir seminggu lewat.. Beberapa hari lagi udah masuk kuliah, back to our native activity.. Mana belum belajar sama sekali, padahal minggu pertama masuk udah mulai ada uts2. Hix3x.. Oia, bwat praktikum tekdig juga belum dukerjain sama skali. Ya udah, diniatin hari Sabtu aja kali ya?

Lagi kepikiran sesuatu yang udah lamaaaaa banget pengen di-share sama orang lain. Dulu si rencananya pengen bikin artikel tentang ini. Tapi ngaak jadi jadi aja.. =P

Jadi gini, gHina tuh kan sering banget mengamati keadaan sekeliling. Mulai dari temen-temen sma, kuliah, lingkungan kampus, salman, etc. Unik… Ga ada yang sama lho.. Jadi bener-bener merasakan betapa Mahabesar-nya Allah SWT yang menciptakan makhluk-Nya ngga ada yang sama persis. Masing-masing makhluk dengan keunikan sendiri-sendiri.. =)

Nah, ceritanya, gHina juga sering mengamati kondisi sosial yang ada di sekeliling gHina. Di rumah, di pasar, di angkot, di kampus, dll. Di sela-sela "pengamatan" itu, sering muncul ‘keheranan-keheranan’ gHina about beberapa hal (kaya’ nggak habis pikir gitu..)

Misalnya, gHina nggak habis pikir kenapa ada orang yang tega ngerokok di angkot yang penuh penumpang (ada anak kecil juga malahan..), padahal dia tahu kalo itu SANGAT-SANGAT mengganggu penumpang lain. Dia nggak mau ngematiin dan membuang rokoknya pas naik angkot demi menjaga kenyamanan penumpang lain. Heran deh…

Keheranan lain.. Kenapa orang yang masuk ke angkot suka milih duduk di tempat yang agak-agak deket tempat keluar (padahal di dalem masih kosong), padahal dia tahu dengan begitu orang bakal susah masuk dan keluar angkot. Sedikit curhat aja, ghina pernah jatuh kesandung kaki orang yang duduknya ngehalangin jalan (nggak mau geser lagi..). Kan lumayan sakit dan malu tuh.. (Malunya lebih besar dari sakitnya.. Hehe.. =P). Heran deh..

Another keheranan.. Kenapa orang yang udah ngerti tentang sesuatu, trus dia melanggar, ngingetinnya jauuuuuhhhh lebih sulit dibanding orang yang belum ngerti. Adaaaa aja alesannya.  Padahal kan dia udah tahu kalo yang diperbuatnya salah.. (Mungkin karena ngelanggarnya juga pake kesadaran kali ya.. =P) ->>terutama kasus VMJ nih.. Ya Allah, padahal kan orang yang udah memiliki ilmu tentang sesuatu, maka dia juga bakalan dituntut untuk mengamalkan ilmunya itu..

Lagi.. gHina suka heran, sama orang yang diajak menuju kebaikan dan kebenaran, dengan dalil dan hujjah yang udah jelas shahih, benar, tapi dia masih ragu memberikan pembenaran-pembenaran untuk menolaknya. Kalo udah ada dalil Al Quran dan hadits yang sahih, masa’ masih mau "mungkir"? Heran deh..

DAn masih banyak keheranan lainnya lagi.. Ternyata memang bener..

Iman tanpa amal, amal tanpa ilmu, dan  ilmu tanpa iman, emang sia sia..

Semoga kita semua tidak termasuk di dalamnya..

Oia, besook insya Allah mau balik ke bandung, beres-beres barang, mau pindahan ke asrama (fiuhhh.. bismillah, dimulailah satu tahap lain dalam hidupku..)

Tetap semangat!

LeBaRaNkU…

Thursday, November 3rd, 2005

bismillaharrahmanirrahim..

Hari ini Idul Fitri hari pertama.. (emang idul fitri sebenernya brapa hari sih..? emang cuma sehari, tapi biasalah.. orang Indonesia, giliran hari "kemenangan"nya pengen berhari-hari. Makanya suka ada istilah "lebaran hari pertama, lebaran hari kedua, dst.. ^-^)

PAgi pagi udah ricuh nyipain barang yang bakal dipake, dibawa, dimakan, etc. Baru berangkat sekitar jam 6 ke Islamic Center Bekasi. Tiap tahun pasti shalat Ied-nya disitu.. Udah pewe sih.. ^-^

Nyampe sana, ternyata belum terlalu penuh (kayanya jumlah jamaah shalat Ied tahun ini emang berkurang d..) jadi bisa dapet tempat yang lumayan pewe (sangat disayangkan pengetahuan masyarakat tentang shalat berjamaah belum terlalu baik. Jadinya banyak shaf yang putus, nggak rapat, atau bolong ditengah gitu..). Shalat Ied-nya berjalan cukup hikmad (tapi agak terganggu karena suara anak nangis dari awal shalat ampe salam. Hmm..). Imamnya baca surat Ar Rahman (dipotong untuk dua rakaat), cukup panjang juga, jadinya banyak yang pada gelisah (esp. anak kecil, jadi ngganggu yang lain juga..).

selesai shalat, seperti biasa, minta maaf sama keluarga (Mama, kakak, didie, and ooy). Cukup sedih karena this is the second time kita lebaranan tanpa Abah yang udah pulang ke sisiNya. Jadi inget masa-masa Abah masih ada, abis shalat Ied kita biasa bercanda dan cium tangan, silaturahmi, plus dikasih THR gitu.. Hehe.. Jadi kangen.. Ya, emang sedih sih, tapi tetap harus dihadapi dengan kesabaran dan rasa syukur.. (alhamdulillah masih punya mama.. Kan banyak bgt orang yang udah ga punya kedua orang tua…) =)

Abis dari Islamic center, kita langsung cabut ke rumah di ujung (ini emang nama daerah lho..) daerah rumah sanak saudara dari Abah. Di rumah,kita langsung mengeluarkan segala "perbekalan" dan MAKAN.. ^-^

Menunggu emang hal yang paling membosankan! Sambil nunggu kumpul keluarga besar jam 1 siang (waktu itu baru jam stgh 10), dan ternyata belum ada keluarga yang berkunjung ke rumah kita, kita sekeluarga ketiduran dalam buaian angin sepoi sepoi (ciee…). Jam 12 baru ada tamu yang dateng dan setelah itu kita langsung siap siap bwat kumpul keluarga besar di rumah Mang Abid (mamang –paman-red.).

Nyampe sana, agenda pertama adalah salaman sama SEMUA keluarga. Ya ampun, belum dateng semuanya aja udah BANYAAAK banget. Sampe udah ga inget lagi namanya siapa. Trus, di keluarga orang betawi kan sangat mementingkan garis keturunan (posisinya, apakah paman, bibi, keponakan, etc.). Kalo posisinya lebih "rendah" (keponakan, etc.), walaupun umurnya lebih tua, tetep harus "cium tangan" sama yang lebih "tinggi" (jadi bingung mana yang harusnya "cium tangan" atau "diciumtanganin", soalnya banyak keponakan yang lebih tua dari bibi/pamannya..) — yang bukan orang betawi pasti ga ngerti.. =P

Seru juga agenda wajib tiap lebaran ini. Silaturahmi terpusat dengan para Encang (kakak ortu, uwak), Encing (adik perempuan ortu), Mamang (adik laki laki ortu), Mpok, Abang, etc. Banyak anak kecil yang lucu-lucu (perasaan tiap tahun jumlah bayi dan anak kecilnya selalu bertambah.. ^-^) yang berseliweran dimana-mana. Banyak yang bisa dicubitin. Hehe…

Setelah itu, kita ziarah bersama ke makam keluarga. Baca doa, dll. Nah, abis ziarah ini, adalah acara yang kata ghina sih agak agak bikin males… YAitu keliling-keliling ke rumah keluarga satu per satu on foot. Lumayan capek plus males, abis crowded gitu.. Tapi kalo dipikir-pikir, acara ini penting juga. Kan dengan saling berjabat tangan maka dosa dosa diantara keduanya jadi tergugurkan.. Amin.

Agenda dilanjutkan dengan acara santai.. Saat ini banyak keluarga yang pada pamit, soalnya mau silaturahim lagi ke tempat lain. Nah, it’s time untuk mengenal saudara saudara yang lain lebih dekat. Jadi bisa ngobrol dengan sepupu sepupu yang sepantaran, jalin silaturahim dan networking gitu.. (ceile..). LAgian, kan ngobrol ama saudara yang sepantaran jadinya lebih nyambung.. (btw, ngobrolnya sambil ngemil2 gt.. Bisa camilan "ringan", bisa juga camilan "berat" -> nasi maksdunya ^-^)

Menjelang maghrib, kita cabut (sekitar jam 5-an..). Maksudnya sih mau silaturahim ke rumah Nyai (Adik atau kakaknya nenek/kakek-red) di Tambun. Tapi, berhubung mamanya udah pengen shalat maghrib di rumah dan udah capek nyetir (maklumlah, anak2nya belum ada yang bisa nyetir. JAdi malu..), so kita memutuskan, besok aja silaturahim ke Tambun nya..

So, next agenda dalam Tour de Lebaran keluargaku:                            

-> silaturahim ke rumah Nyai di Tambun

-> silaturahim ke Sumedang, Bandung, dan Cimahi

Smangat!!

diMuLaiLaH pErJuaNgan 11 bULaNkU…

Thursday, November 3rd, 2005

bismillahirrahmanirrahim..

Met Idul Fitri semua…!

Taqabalallahu minna wa minkum, Shiyamana wa shiyamakum..

Ya Allah, nggak kerasa hari ini udah Lebaran lagi.. Ramadhan tlah usai.. hix3x.. "Merayakan Lebaran?". Hmm, mungkin bisa dibilang begitu. Tapi ini mah kultural masyarakat aja. Sebenernya, perjuangan baru dimulai, Bro!

PAgi ini (seperti hari2 lebaran tahun lalu), gHina nerima sms2 lebaran yang isinya permohonan maaf, keceriaan Lebaran, etc ( ya, agak standar mungkin, walaupun kata2 sms-nya bagus dan lucu-lucu). Tapi, ada satu sms yang "menantang" =P

SMS apaan tuh? SMS yang bunyinya "… Inilah waktu untuk membuktikan keberhasilan Ramadhan yang telah kita lalui..". Yap, itulah hakikat Ramadhan bagi Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Jadi inget, pernah dalam suatu mentoring menjelang kedatangan bulan Ramadhan (waktu itu temanya tentang persiapan menghadapi bulan Ramadhan), pementor gHina bercerita bahwa Rasulullah SAW dan para sahabat itu minimal mempersiapkan Ramadhan 3 bulan sebelumnya. Jadi, ramadhan itu bukan jadi bulan latihan lagi, melainkan jadi bulan pembuktian dan fastabiqul khairat. Bener juga ya, kan sayang kalo pas bulan Ramadhan yang pahala serta nikmatnya dilipatgandakan, kita masih aja latihan. Kan jadi nggak maksimal pencapaian pahalanya (euleuh, main itung-itungan gitni jadinya.. ^-^). Harusnya kan pas Ramadhan itu, kita udah terbiasa dengan ibadah "ekstra" dalam rangka fastabiqul khairat yang maksimal.. (waduh, jadi malu..)

Trus, efek yang didapat dari Ramadhan itu terlihat di 11 bulan berikutnya. KAlo kita? (ngingetin diri sendiri nih..) pas bulan puasa aja ibadahnya getol, ari tos rengse bulan puasana mah, jadi   ******** (ngertilah ya… ^-^). Padahal kan orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, itu orang yang beruntung. Yang hari ini sama dengan hari kemarin, itu orang yang merugi. Trus, yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, itu orang yang celaka (Naudzubillah..). trus, jadi inget, salah satu indikasi kegagalan Ramadhan adalah merasa "bebas" setelah Ramadhan selesai (termasuk bebas makan lho… ^-^). Semoga kita tidak termasuk didalamnya. Amin..

Oia, Idul fitri kan sering dibilang sebagai "Hari Kemenangan".. Sebenernya, gHina malu kalo bilang gitu.. Abis, belum ngerasa sepenuhnya "menang" dan mampu menaklukkan hawa nafsu di bulan Ramadhan. Jadi malu lagi nih..

YA, perjuangan baru dimulai, Bro! Mungkin pembuktian pertama yang dapat kita berikan adalah dengan pelaksanaan shaum sunnah Syawal yang 6 hari tea.. Mampu ngga, kita kembali menaklukkan hawa nafsu dan menundukkan rasa "menang" kita kali ini untuk sekali lagi berjuang menjalankan shaum. Oia, sekadar mengingatkan bahwa barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, lalu diikuti dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa seumur hidup (HR Muslim)

Semangat!!