aBouT tRaininG : Personal Goal Setting
Sunday, August 27th, 2006Kemaren, hari Ahad tanggal 27 Agustus, ada salah satu pembinaan asrama berupa training "Personal Goal Setting". Trainernya K’Arfi SI’96 (sering banget kayanya di-training-in ama beliau =D)
Isinya? Sebenernya ngga terlalu jauh beda dengan training-training motivasi biasanya. Tapi, selalu ada sesuatu yang baru yang bisa kita ambil dari pengulangan-pengulangan itu. Oia, i write down on my note something that i consider important or interesting from the training. Let’s see my notes:
1. The power of reason -> it’s not about "what", but also "why"
Dalam menentukan goal, ternyata kita harus menelaah dalam-dalam alasan kita memilih goal itu. Seringkali goal itu muncul secara "takberalasan" alias cuman ikut-ikutan atau keren-kerenan. Ngga papa sih, untuk tahap awal pembentukan goal, kita mencari goal secara ikut-ikutan. Tapi selanjutnya, tetap harus kita telaah alasan kita memilih goal tsb. Ya, ibaratnya pohon, kalo kita udah tau alasannya, jadi akarnya akan "mencengkram" lebih kuat,
2. Today: projection to our future
Ya, kalo ini mah udah tau lah ya? "Masa kini merupakan mimpi masa lalu dan masa depan merupakan mimpi masa kini" Jadi inget sebuah jargon,
"Tomorrow is a mystery, yesterday is a history. Today is a gift, that’s why it’s called present" (I like this quote =D)
Terakhir, kita disuruh menuliskan visi diri. Visi diri? fiuh, i guess i had my vision written since i was in high school. Tapi visi yang dituliskan hampir selalu berbeda. JAdi, belum matang gitu.. Mungkin karena dulu belum punya arahan jelas, terutama di bidang profesi (dulu sih mana pernah "mimpi" masuk elektro?). Tapi sekarang, alhmadulillah arah hidup sudah semakin jelas.
Yes, I have had something to be written down as my vision when suddenly K’Arfi said, "Visi yang teman-teman tuliskan adalah sesuatu yang besaaar, yang tidak akan teman-teman tukar dengan apa pun, yang akan teman-teman perjuangkan seberat apa pun". Wow, tunggu dulu, rasanya untuk hal itu hanya satu yang saya ingingkan..
Akhirnya, saya tuliskan kedua-dua visi tersebut (memangnya visi boleh dua? Ya, suka-suka dong.. =P). Visi pertama, jadi ahli konversi energi. Sedangkan visi kedua, hal yang paling diinginkan, yang tidak akan saya tukar dengan apa pun adalah menjadi wanita shalihah. ^-^
Sesungguhnya dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.. (al Hadits - bener nggak ya? lupa redaksinya euy..)
Simpel, tapi dalem. Dan itu sejujurnya yang saya mau.
PS : Belakangan ini lagi merasa sebagai wanita (nah lho?!).. Karena ternyata seseorang tidak dapat lari dari kodratnya ^-^ Semoga istiqamah belajar dan menjadi wanita shalihah. Amin…